CCalculate.Studio

📈 Kalkulator Kemiringan

Kalkulator kemiringan ini mencari kemiringan, sudut kemiringan, dan persamaan garis lurus yang melalui dua titik, (x₁, y₁) dan (x₂, y₂). Kemiringan mengukur kecuraman dan arah garis sebagai rasio perubahan vertikal terhadap perubahan horizontal antara kedua titik.

Terakhir ditinjau: 2026-07-07
Add as preferred on Google

Membaca nilai kemiringan

Tabel di bawah ini merangkum apa yang ditunjukkan oleh berbagai nilai kemiringan tentang arah garis.

Nilai kemiringanPerilaku garis
Positif (m > 0)Naik dari kiri ke kanan
Negatif (m < 0)Turun dari kiri ke kanan
Nol (m = 0)Garis benar-benar horizontal
Tidak terdefinisiGaris benar-benar vertikal (x₁ = x₂)
  • Garis vertikal memiliki kemiringan yang tidak terdefinisi karena perubahan horizontal (x₂ − x₁) adalah nol, sehingga rasionya tidak terdefinisi; kalkulator ini justru melaporkan persamaan garis vertikal secara langsung sebagai x = konstanta.
  • Dua titik yang identik (x₁ = x₂ dan y₁ = y₂) tidak mendefinisikan satu garis yang unik, sehingga tidak ada kemiringan yang dapat dihitung.
  • Semakin curam sebuah garis, semakin besar besaran kemiringannya; kemiringan dengan besaran 1 membentuk sudut 45° dengan garis horizontal — kalkulator melaporkan +45° untuk kemiringan 1 dan −45° untuk kemiringan −1.

Apa itu kemiringan?

Kemiringan menggambarkan seberapa curam sebuah garis naik atau turun, didefinisikan sebagai rasio perubahan vertikal (rise) terhadap perubahan horizontal (run) antara dua titik pada garis: m = (y₂ − y₁) / (x₂ − x₁). Kemiringan positif berarti garis naik dari kiri ke kanan; kemiringan negatif berarti garis turun; kemiringan nol berarti garis benar-benar horizontal.

Kalkulator ini juga mengonversi kemiringan menjadi sudut kemiringan — sudut yang dibentuk garis dengan sumbu-x positif, dihitung menggunakan fungsi arctangen — dan menuliskan persamaan garis dalam bentuk kemiringan-perpotongan, y = mx + b.

Cara menggunakan kalkulator kemiringan ini

  1. Masukkan koordinat titik pertama, x₁ dan y₁.
  2. Masukkan koordinat titik kedua, x₂ dan y₂.
  3. Lihat kemiringan, sudut kemiringan dalam derajat, dan persamaan garis dalam bentuk kemiringan-perpotongan.

Rumus kemiringan

m = (y₂ − y₁) / (x₂ − x₁)
Sudut kemiringan: θ = arctan(m)
Bentuk kemiringan-perpotongan: y = mx + b, dengan b = y₁ − m·x₁

Kemiringan dihitung terlebih dahulu; sudut kemiringan dan persamaan garis keduanya diturunkan darinya.

Kesalahan umum

  • Membalik urutan pengurangan pada pembilang dan penyebut (menggunakan y₁ − y₂ dibagi x₂ − x₁), yang membalikkan tanda kemiringan.
  • Menganggap kemiringan nol dan kemiringan tidak terdefinisi sebagai hal yang sama — nol berarti horizontal, tidak terdefinisi berarti vertikal.
  • Mengacaukan kemiringan dengan sudut kemiringan — kemiringan 1 berkaitan dengan sudut 45°, bukan kemiringan 45.
  • Lupa bahwa kemiringan adalah rasio, bukan jarak — kemiringan tidak memiliki satuan panjang tersendiri.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung kemiringan antara dua titik?

Kemiringan sama dengan perubahan y dibagi perubahan x: m = (y₂−y₁)/(x₂−x₁). Untuk titik (1; 2) dan (4; 8), kemiringannya adalah (8−2)/(4−1) = 6/3 = 2.

Apa arti kemiringan 2?

Kemiringan 2 berarti garis naik 2 satuan secara vertikal untuk setiap 1 satuan pergerakan horizontal. Ini berkaitan dengan sudut kemiringan sebesar arctan(2) ≈ 63,43° dari garis horizontal.

Apa persamaan garis dengan kemiringan 2 yang melalui (1; 2)?

Menggunakan y = mx + b dan menyelesaikan untuk b: b = y₁ − m×x₁ = 2 − 2×1 = 0. Persamaannya adalah y = 2x, yang juga melalui (4; 8) karena 2×4 = 8.

Mengapa kemiringan garis vertikal tidak terdefinisi?

Garis vertikal memiliki koordinat x yang sama untuk setiap titiknya, sehingga penyebut rumus kemiringan (x₂−x₁) sama dengan nol. Pembagian dengan nol tidak terdefinisi, sehingga kemiringan tidak dapat dinyatakan sebagai angka — garis tersebut sebaliknya digambarkan dengan persamaan x = konstanta.

Apa perbedaan antara kemiringan dan sudut kemiringan?

Kemiringan adalah rasio numerik antara rise dan run (m); sudut kemiringan adalah sudut dalam derajat yang dibentuk garis dengan sumbu-x positif, dihitung sebagai arctan(m). Kemiringan 1 menghasilkan sudut 45°, tetapi kemiringan 2 menghasilkan sudut sekitar 63,43°, bukan 90°.

Bisakah kemiringan bernilai negatif?

Ya. Kemiringan negatif berarti garis turun saat bergerak dari kiri ke kanan. Misalnya, titik (0; 4) dan (2; 0) menghasilkan kemiringan (0−4)/(2−0) = −2.

Referensi

  1. Weisstein, Eric W. "Slope." MathWorld — A Wolfram Web Resource.
  2. Standard coordinate-geometry and algebra textbook conventions (e.g. Larson, Precalculus, Cengage Learning).

Geometri · Semua kalkulator

Kalkulator terkait