CCalculate.Studio
finance · 6 min · Terakhir ditinjau: 2026-07-07

Rasio Sharpe: Cara Membandingkan Imbal Hasil dengan Risiko Berbeda

TL;DRRasio Sharpe mengukur berapa besar imbal hasil berlebih yang diperoleh sebuah portofolio untuk setiap satuan risiko total, dihitung sebagai imbal hasil portofolio dikurangi suku bunga bebas risiko, lalu dibagi deviasi standar imbal hasilnya. Portofolio dengan imbal hasil 8% saat suku bunga bebas risiko 3% memiliki imbal hasil berlebih 5 poin persentase; dengan deviasi standar 12%, rasio Sharpe-nya (8 − 3) ÷ 12 ≈ 0,417. Diperkenalkan William F. Sharpe lewat makalah 1966, ukuran ini masih menjadi salah satu tolok ukur kinerja investasi yang disesuaikan risiko yang paling luas dipakai.

Masalah yang dipecahkan rasio Sharpe

Dua portofolio bisa mencatat imbal hasil utama yang sama persis padahal menanggung risiko yang jauh berbeda — membandingkan imbal hasil mentah saja menyembunyikan perbedaan itu. Rasio Sharpe membandingkan imbal hasil berlebih sebuah investasi, yaitu imbal hasil di atas tolok ukur bebas risiko seperti surat utang negara jangka pendek, terhadap volatilitas imbal hasilnya yang diukur dengan deviasi standar. Rasio ini menjawab berapa besar imbalan yang diterima investor untuk setiap satuan risiko yang ditanggung, sehingga portofolio dengan tingkat risiko berbeda bisa dibandingkan pada skala yang sama.

William F. Sharpe memperkenalkan ukuran ini dalam makalah 1966 di Journal of Business, awalnya menyebutnya reward-to-variability ratio. Sharpe kemudian menerima Hadiah Nobel Memorial bidang Ilmu Ekonomi tahun 1990 atas karyanya mengenai teori penetapan harga aset finansial.

Rumus dan contoh perhitungan

Rasio Sharpe mengurangi suku bunga bebas risiko dari imbal hasil portofolio untuk mengisolasi imbal hasil berlebih — kompensasi atas risiko yang diambil — lalu membagi selisih itu dengan deviasi standar imbal hasil. Hasilnya angka tanpa satuan: imbal hasil berlebih yang diperoleh per poin persentase volatilitas.

Portofolio dengan imbal hasil 8% saat suku bunga bebas risiko 3% memiliki imbal hasil berlebih 5 poin persentase; dengan deviasi standar 12%, rasio Sharpe-nya (8 − 3) ÷ 12 ≈ 0,417. Ketiga masukan harus mencakup periode waktu yang sama, biasanya disetahunkan, agar rasionya bermakna.

  • Rasio Sharpe = (Rp − Rf) ÷ σp
  • Rp = imbal hasil portofolio (8%), Rf = suku bunga bebas risiko (3%), σp = deviasi standar imbal hasil (12%)
  • Rasio Sharpe = (8 − 3) ÷ 12 ≈ 0,417

Membaca angkanya

Tidak ada ambang resmi dari regulator soal berapa rasio Sharpe yang baik, tetapi rentang kaidah praktis berikut luas dipakai dalam praktik investasi ketika membandingkan portofolio yang diukur pada periode yang sama.

Rasio SharpePenafsiran umum
≥ 1,0Lazim disebut baik — setidaknya satu satuan imbal hasil berlebih per satuan volatilitas.
0,5 – 1,0Memadai — imbal hasil disesuaikan risiko masih positif, tetapi imbal hasil berlebih per satuan risiko lebih tipis.
< 0,5Lemah — imbal hasil berlebih sangat kecil atau nihil dibanding volatilitas yang ditanggung (negatif jika portofolio kalah dari suku bunga bebas risiko).

Di mana rasio Sharpe kehilangan daya gunanya

Karena memakai deviasi standar, rasio Sharpe menghukum volatilitas ke atas dan ke bawah secara sama rata serta mengasumsikan imbal hasil kurang lebih berdistribusi normal — rasio ini bisa melebih-lebihkan kualitas strategi yang imbal hasilnya mulus tetapi sesekali menanggung kerugian besar, misalnya strategi penjualan opsi, di mana deviasi standar meremehkan risiko penurunan yang sebenarnya. Rasio ini juga bukan ramalan: ia merangkum risiko dan imbal hasil historis (atau yang diasumsikan) dan tidak memprediksi kinerja mendatang. Rasio Sharpe negatif, yang muncul setiap kali imbal hasil turun di bawah suku bunga bebas risiko, juga sulit diperingkat — di antara portofolio yang kalah kinerja, volatilitas yang lebih tinggi justru membuat rasionya kurang negatif tanpa berarti kinerjanya lebih baik.

Beberapa ukuran terkait mengubah penyebut risikonya untuk keperluan lain: rasio Sortino membagi imbal hasil berlebih hanya dengan deviasi sisi bawah, berguna untuk distribusi imbal hasil yang asimetris, sedangkan rasio Treynor memakai beta alih-alih volatilitas total.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa rasio Sharpe yang baik?

Dalam praktik investasi sehari-hari, rasio Sharpe 1,0 atau lebih sering disebut baik, antara 0,5 dan 1,0 memadai, dan di bawah 0,5 lemah. Semua ini kaidah praktis para praktisi, bukan standar resmi, dan tolok ukur yang masuk akal berbeda menurut kelas aset, strategi, serta kondisi pasar.

Siapa yang menciptakan rasio Sharpe?

William F. Sharpe memperkenalkannya dalam makalah 1966 berjudul “Mutual Fund Performance” di Journal of Business, awalnya dengan nama reward-to-variability ratio. Sharpe kemudian menerima Hadiah Nobel Memorial bidang Ilmu Ekonomi tahun 1990 atas kontribusinya pada teori penetapan harga aset finansial.

Bisakah rasio Sharpe bernilai negatif?

Bisa. Rasio Sharpe negatif muncul setiap kali imbal hasil portofolio berada di bawah suku bunga bebas risiko, artinya investor menanggung volatilitas tetapi memperoleh lebih sedikit daripada alternatif bebas risiko. Memeringkat portofolio berdasarkan rasio Sharpe negatif bermasalah, karena di antara portofolio yang kalah kinerja, deviasi standar yang lebih tinggi justru membuat rasionya kurang negatif tanpa menandakan kinerja yang lebih baik.

Apa bedanya rasio Sharpe dan rasio Sortino?

Rasio Sharpe membagi imbal hasil berlebih dengan deviasi standar total, sehingga menghukum volatilitas ke atas dan ke bawah sama rata, sedangkan rasio Sortino membaginya hanya dengan deviasi sisi bawah, sehingga hanya menghukum imbal hasil di bawah target. Rasio Sortino kadang lebih disukai untuk strategi dengan distribusi imbal hasil yang asimetris.

Referensi

  1. Sharpe WF. Mutual Fund Performance. Journal of Business, 1966;39(1):119–138.
  2. Sharpe WF. The Sharpe Ratio. Journal of Portfolio Management, 1994;21(1):49–58.
  3. CFA Institute. Portfolio Risk and Return — CFA Program Curriculum. cfainstitute.org.
  4. U.S. Securities and Exchange Commission, Investor.gov. Assessing risk and investment performance. investor.gov.

Kalkulator terkait

🧩 Tambahkan kalkulator ke situs Anda — gratis. Widgets →