CCalculate.Studio

🦶 Kalkulator Pondasi Telapak Beton

Kalkulator pondasi telapak beton ini menghitung volume beton yang dibutuhkan untuk pondasi jalur (menerus) dari total panjang, lebar, dan kedalamannya. Kalkulator melaporkan volume geometris dalam meter kubik, volume dengan tunjangan limbah 10% untuk pemesanan, dan perkiraan berat pada densitas beton berat normal 2,4 t/m³.

Terakhir ditinjau: 2026-07-07100% gratis · Tanpa pendaftaran
Tambahkan sebagai pilihan di Google

Membaca hasil

Ketiga keluaran melayani langkah pekerjaan yang berbeda: volume geometris memeriksa kuantitas gambar, angka +10% adalah yang harus dipesan, dan berat membantu perencanaan pengiriman dan akses.

HasilApa yang diwakilinyaCara penggunaannya
Volume betonVolume geometris tepat dari pondasi yang ditentukanPemeriksaan kuantitas terhadap gambar
Volume dengan limbah 10%Volume geometris plus tunjangan pengecoran parit standarAngka yang diberikan ke pemasok siap-campur
Perkiraan beratVolume × 2,4 t/m³ (beton berat normal)Muatan truk, akses lokasi, dan perencanaan beban
  • Penentuan ukuran pondasi adalah keputusan struktural, bukan estimasi: lebar, kedalaman, tulangan, dan kedalaman fondasi ditetapkan oleh kode bangunan yang berlaku (misalnya, IRC Bab 4 untuk hunian AS) dan oleh kapasitas daya dukung tanah — kalkulator ini hanya mengonversi dimensi yang ditentukan menjadi kuantitas beton.
  • Parit yang dicor langsung terhadap tanah (tanpa bekisting) biasanya mengonsumsi lebih banyak beton daripada yang disarankan dimensi gambar, karena penggalian berlebih dan dinding parit yang tidak rata; tunjangan 10% menutup kondisi khas, tetapi tanah buruk dapat membutuhkan lebih banyak.

Apa itu pondasi telapak beton?

Pondasi telapak adalah dasar yang diperlebar dari suatu fondasi yang menyebarkan beban struktur ke tanah. Pondasi jalur atau menerus adalah prisma persegi panjang panjang dari beton yang berjalan di bawah dinding atau garis tiang; volumenya sekadar panjangnya dikalikan penampangnya (lebar × kedalaman). Dimensi pondasi — lebar, kedalaman, dan kedalaman penutup tanah — ditetapkan oleh kode bangunan yang berlaku dan kapasitas daya dukung tanah, dengan kedalaman beku mengatur seberapa dalam pondasi harus berada di iklim dingin.

Kalkulator ini menangani sisi kuantitas pekerjaan: setelah dimensi pondasi ditentukan pada gambar, kalkulator mengonversinya menjadi meter kubik beton yang harus dipesan. Parit yang digali di tanah jarang memiliki sisi yang sempurna bersih, sehingga memesan dengan tunjangan limbah (10% adalah konvensi yang digunakan di sini) adalah praktik standar — penggalian berlebih, dinding parit yang runtuh, dan dasar parit yang tidak rata semuanya mengonsumsi beton tambahan.

Cara menggunakan kalkulator pondasi telapak beton ini

  1. Masukkan total panjang pondasi dalam meter — untuk keliling bangunan, jumlahkan semua segmen pondasi.
  2. Masukkan lebar pondasi dalam sentimeter (50 cm adalah lebar umum untuk pondasi jalur residensial).
  3. Masukkan kedalaman pondasi (ketebalan vertikal beton) dalam sentimeter.
  4. Baca volume beton, volume pesanan dengan limbah 10%, dan perkiraan berat dalam ton.

Rumus di balik volume pondasi

Volume (m³) = Panjang (m) × (Lebar cm ÷ 100) × (Kedalaman cm ÷ 100)
Volume pesanan = Volume × 1,10
Berat (t) ≈ Volume × 2,4

Volume pondasi adalah panjang × lebar × kedalaman, dengan lebar dan kedalaman dikonversi dari sentimeter ke meter. Angka pesanan menambahkan 10% untuk limbah, dan berat mengalikan volume geometris dengan 2,4 t/m³, densitas khas beton berat normal.

Contoh perhitungan: segmen pondasi 10 m dengan lebar 50 cm dan kedalaman 30 cm berisi 10 × 0,50 × 0,30 = 1,5 m³ beton. Dengan limbah 10% volume pesanan adalah 1,65 m³, dan beton yang ditempatkan memiliki berat sekitar 1,5 × 2,4 = 3,6 ton.

Kesalahan umum

  • Memasukkan lebar atau kedalaman dalam meter padahal bidang mengharapkan sentimeter — masukan 0,5 pada bidang lebar berarti 0,5 cm, bukan 50 cm.
  • Mengukur panjang pondasi dinding demi dinding dan menghitung ganda sudut-sudut tempat segmen keliling bertemu — ukur garis tengah loop pondasi.
  • Memesan volume geometris tepat untuk pengecoran parit — dasar parit tidak rata dan sisi yang runtuh secara rutin mengonsumsi 5–10% beton ekstra.
  • Menentukan ukuran pondasi dari kalkulator ini — lebar, kedalaman, dan tulangan pondasi harus berasal dari kode bangunan atau rancangan insinyur, berdasarkan beban dan kondisi tanah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa banyak beton yang saya butuhkan untuk pondasi 10 meter?

Pondasi jalur 10 m yang berlebar 50 cm dan berkedalaman 30 cm berisi 10 × 0,5 × 0,3 = 1,5 m³ beton. Dengan tunjangan limbah standar 10%, pesan sekitar 1,65 m³.

Seberapa dalam pondasi telapak beton seharusnya?

Kedalaman pondasi ditetapkan oleh kode bangunan yang berlaku dan kondisi lokal — pondasi harus bertumpu pada tanah yang sesuai di bawah garis beku di iklim dingin, dan ketebalan serta lebar minimum bergantung pada beban dan kapasitas daya dukung tanah. IRC menyediakan minimum preskriptif untuk hunian AS; insinyur merancang pondasi di luar batas preskriptif.

Mengapa menambahkan 10% limbah pada pengecoran pondasi?

Parit pondasi yang digali di tanah memiliki dinding dan dasar yang tidak rata, dan penggalian berlebih umum terjadi, sehingga beton yang sebenarnya dikonsumsi hampir selalu melebihi volume gambar. Tunjangan 10% adalah konvensi standar untuk pengecoran parit; pondasi berbekisting di tanah stabil dapat membutuhkan lebih sedikit.

Berapa berat beton pondasi?

Beton berat normal memiliki berat sekitar 2,4 ton per meter kubik, sehingga pondasi 1,5 m³ memiliki berat sekitar 3,6 ton di tempat. Beton bertulang umum diambil sekitar 2,5 t/m³.

Apakah perhitungan ini berfungsi untuk pondasi tapak dan pondasi tiang?

Kalkulator menghitung prisma persegi panjang apa pun, sehingga tapak persegi panjang individual berfungsi dengan memasukkan panjang, lebar, dan kedalamannya. Untuk pondasi tiang bulat (sonotube), kalkulator beton lubang tiang yang menggunakan rumus silinder adalah alat yang lebih baik.

Referensi

  1. International Code Council (ICC) — International Residential Code (IRC), Chapter 4 (Foundations): prescriptive footing size, depth and frost-protection requirements.
  2. ACI 332 — Residential Code Requirements for Structural Concrete: residential footing and foundation-wall provisions.
  3. Portland Cement Association (PCA) — Design and Control of Concrete Mixtures: concrete density and quantity-estimating practice.

Beton & pasangan bata · Semua kalkulator

Kalkulator terkait