CCalculate.Studio
construction · 6 min · Terakhir ditinjau: 2026-07-07

Dasar Beban Salju Atap: Penjelasan Rumus ASCE 7

TL;DRPerencanaan beban salju atap berangkat dari beban salju tanah terpeta (pg) yang ditetapkan peraturan bangunan setempat, lalu disesuaikan memakai rumus atap datar ASCE 7 pf = 0,7 × Ce × Ct × Is × pg, dengan Ce sebagai faktor keterpaparan, Ct faktor termal dan Is faktor kepentingan. Dalam contoh dengan pg = 1,5 kPa, keterpaparan normal (Ce = 1,0) dan bangunan berpemanas (Ct = 1,0), beban rencana atap datarnya pf = 0,7 × 1,0 × 1,0 × 1,0 × 1,5 = 1,05 kPa. Faktor kemiringan kemudian diterapkan untuk atap miring — kemiringan 4:12 (sekitar 18,43°) masih di bawah ambang 30° tempat faktor kemiringan mulai bekerja, sehingga beban atap miringnya sama dengan beban atap datar, 1,05 kPa.

Beban salju tanah dicari di peta, bukan diukur sendiri

Beban salju atap adalah beban rencana, dinyatakan dalam kilopascal (kN/m²), yang harus mampu dipikul struktur atap akibat salju yang menumpuk. Peraturan bangunan di kawasan bersalju menurunkannya dari “beban salju tanah” (pg) terpeta untuk lokasi tersebut — angka yang ditetapkan peta beban salju pada peraturan bangunan setempat atau kajian khusus lokasi, tidak pernah dikira-kira di lapangan. Semua hasil lain dalam rumus ini berskala langsung dari angka tunggal itu, sehingga pg yang keliru membatalkan seluruh perhitungan.

Rumus atap datar ASCE 7

Bentuk beban salju atap datar ASCE 7 yang banyak dirujuk adalah pf = 0,7 × Ce × Ct × Is × pg. Ce adalah faktor keterpaparan yang berkisar dari 0,9 (lokasi terbuka penuh dan berangin, yang kehilangan salju tertiup angin) sampai 1,2 (lokasi terlindung yang justru menahan lebih banyak salju). Ct adalah faktor termal: 1,0 untuk bangunan berpemanas, yang kehilangan sebagian salju karena meleleh dari bawah, atau 1,2 untuk bangunan tanpa pemanas seperti garasi dan gudang, yang menahan beban penuh. Is adalah faktor kepentingan, dipertahankan 1,0 untuk hunian biasa.

Faktor kemiringan Cs kemudian mengubah beban atap datar menjadi beban rencana atap miring, karena atap yang lebih curam lebih mudah meluruhkan salju: Cs = 1,0 untuk sudut atap sampai 30°, lalu menurun linier menuju 0 seiring sudut bertambah dari 30° ke 70°, sehingga beban atap miring ps = pf × Cs.

  • Beban salju atap datar pf = 0,7 × Ce × Ct × Is × pg
  • Beban salju atap miring ps = pf × Cs

Contoh perhitungan

Dengan beban salju tanah pg = 1,5 kPa, keterpaparan normal (Ce = 1,0), bangunan berpemanas (Ct = 1,0) dan kemiringan atap 4:12: beban atap datarnya pf = 0,7 × 1,0 × 1,0 × 1,0 × 1,5 = 1,05 kPa. Sudut atapnya arctan(4 ÷ 12) ≈ 18,43°, masih di bawah ambang 30° tempat faktor kemiringan mulai menurunkan beban, sehingga Cs = 1,0 dan beban rencana atap miring ps juga 1,05 kPa.

FaktorNilai yang dipakai
Beban salju tanah (pg)1,5 kPa
Faktor keterpaparan (Ce)1,0 (normal)
Faktor termal (Ct)1,0 (berpemanas)
Faktor kepentingan (Is)1,0 (hunian)
Beban atap datar (pf)1,05 kPa
Sudut atap (kemiringan 4:12)≈ 18,43° (Cs = 1,0)
Beban atap miring (ps)1,05 kPa

Ini estimasi edukatif, bukan perencanaan bercap insinyur

Rumus ini adalah alat estimasi struktural ASCE 7 yang banyak dirujuk dan berguna untuk memahami bagaimana faktor-faktornya saling berinteraksi — bukan pengganti perencanaan struktur bercap insinyur. Beban salju tanah (pg) harus selalu diambil dari peta beban salju pada peraturan bangunan setempat, dan rangka atap final wajib diverifikasi insinyur struktur bersertifikat terhadap peraturan yang berlaku di lokasi sebenarnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa rumus beban salju menurut ASCE 7?

Rumus beban salju atap datar adalah pf = 0,7 × Ce × Ct × Is × pg, dengan pg sebagai beban salju tanah, Ce faktor keterpaparan, Ct faktor termal, dan Is faktor kepentingan. Faktor kemiringan kemudian diterapkan secara terpisah untuk memperoleh beban rencana atap miring.

Di mana saya menemukan beban salju tanah untuk lokasi saya?

Beban salju tanah (pg) ditetapkan peraturan bangunan setempat, biasanya lewat peta beban salju atau kajian khusus lokasi untuk daerah tinggi atau bermedan tak lazim — angkanya tidak boleh dikira-kira.

Mengapa bangunan berpemanas punya beban salju lebih rendah?

Bangunan berpemanas kehilangan sebagian salju karena pelelehan bertahap oleh panas yang lolos lewat atap, sehingga beban salju yang menumpuk bisa berkurang. Bangunan tanpa pemanas seperti garasi dan gudang tidak mendapat efek pelelehan itu, karena itu peraturan menerapkan faktor termal lebih tinggi (Ct = 1,2) untuk memperhitungkan beban salju yang tertahan penuh.

Apakah kemiringan atap selalu mengurangi beban salju?

Hanya di atas ambang tertentu. Faktor kemiringan Cs tetap 1,0 untuk sudut atap sampai 30° dan baru mulai menurun menuju 0 saat sudut naik dari 30° ke 70°, mencerminkan bahwa salju lebih mudah meluncur turun dari atap yang lebih curam dan licin.

Referensi

  1. ASCE/SEI 7 — Minimum Design Loads and Associated Criteria for Buildings and Other Structures: source of the flat-roof snow load form (pf = 0.7 · Ce · Ct · Is · pg) and slope-factor concept.
  2. Local/state building code snow load maps — the authoritative source for ground snow load (pg) at a given site.
  3. International Code Council (ICC) — International Building Code (IBC), structural snow load provisions.

Kalkulator terkait

🧩 Tambahkan kalkulator ke situs Anda — gratis. Widgets →